Daftar Blog Saya
Minggu, 01 Juni 2014
Setiap bayi yang di lahirkan seorang ibu kedunia ini pastilah memiliki tali pusar.
Tali pusar adalah Suatu jaringan pengikat yang menghubungkan plasenta dan fetus (janin). Adapun Fungsi dari tali pusar adalah menjaga kelangsungan hidup dan memfasilitasi pertumbuhan embrio dan janin
Setelah bayi di lahirkan, maka tali pusar yang menghubungkan plasenta dan fetus itu harus di potong.
Setelah tali pusar bayi dipotong, sebagian jaringannya masih ada yang melekat pada perut bayi Anda. Jaringan yang tersisa tersebut akan mengering, mengkerut dan lepas dengan sendirinya. Biasanya terjadi dalam satu hingga dua minggu dari kelahirannya. Selama dalam masa tersebut, sangat penting untuk menjaga agar tali pusar tetap kering, bersih dan tidak terinfeksi. Bersihkan tali pusar tersebut setidaknya satu kali dalam sehari atau jika diperlukan, seperti misalnya tali pusar tersebut terkena kotoran saat Anda sedang mengganti popok dan lain sebagainya.
Bagi Anda sebagai orang tua, hendaknya tali pusar yang telah mengering tersebut dan telah pupus (terlepas) sebaiknya jangan di buang karena khasiat tali pusar tersebut banyak sekali akan guna bagi pemiknya (bayi itu sendiri).
Namun kenyataannya, dari seribu orang tua mungkin hanya lima sampai sepuluh orang saja yang mau meyimpan tali pusar si bayi, karena masih kebanyakan dari kita tidak mengetahui akan faedah dan kegunaan dari tali pusar tersebut.
Bagi pembaca catatan ini yang mana bila anda telah memiliki anak yang masih mempunyai tali pusarnya, maka hendaklah simpan baik-baik. Atau bagi anda yang akan mempunyai anak, Karena Khasiat tali pusar tersebut sangat banyak.
Tali pusar tersebut berguna bagi si bayi itu sendiri, misalnya untuk sakit panas, bibir pecah-pecah, kejang-kejang dan si bayi menangis, dan berbagai macam penyakit lainnya yang sekiranya sulit di obati karna belum di temukan racikan resep obatnya, maka gunakannlah tali pusar tersebut. Saya pun mendapatkan info ini dari para orang tua-tua yang masih banyak menggunakan cara pengobatan ala tradisional ini.
Caranya tali pusar yang sudah pupus (di pisahkan) maka hendaknya di keringkan terlebih dahulu, di jemur di panas terik matahari setiap hari sampai kering betul dan baunya tidak tercium lagi.
Setelah kering maka tali pusar tesebut barulah kita gunakan tuk terapi pengobatan diri si bayi, dengan cara tali pusar yang telah kering tersebut di rendam pada air matang di dalam segelas air, lalu air rendaman tersebut di minumkan kepada bayi, maka tidak kurang dari lima menit penyakit yang sperti di disebut di atas akan berangsur pulih.
Hal seperti ini pernah saya coba pada anak saya, juga pada keponakan saya, kejadianya adalah pada tengah malam, anak demam dengan panas yang cukup tinggi dan telah di kompress berulang kali, anak mash menangis walau telah di kompress kepalanya dengan air sejuk, namun kesembuhan itu hanya sebentar dan panasnya muncul kembali, bagituah berulang terus.
Karena teringat akan petuah-petuah dari orang tua, maka di cobalah dengan resep terapi tali pusar, karena memang tali pusar tersebut telah tersimpan dengan baik, Al-Hamdulillah, sekali dicoba dan hasilnya sangat menakjubkan.
Hal inilah yang menggugah keinginan hati untuk membuat postingan ini, Yakni bermaksud untuk menyebarkan informasi pengetahuan kepada khalayak umum. Dan di samping khasiat tuk mengobati si bayi, Tali pusar juga bisa menjadi pelindung bagi si bayi dari gangguan makhluk halus atau pun santet, hal terakhir ini dapat juga di gunakan hingga Dewasa ataupun sepanjang hayat, semacam (sebagai) azimat pemiliknya, caranya tali pusar tersebut di simpan dalam tabung pipih terbuat dari perak tertutup rapat lalu di buat kalung atau semacam apalah yang penting aman dari kemasukan air, dan bisa di bawa kemanapun berada, serta tidak mudah lepas, namun semua itu berpulang kepadaNYA juga. Kita hanya punya perantara tapi Allah jua yang menjadikanya, maka yakinilah bahwa itu adalah perantaraNya.
Selamat mencoba sambil berdo'a, semoga Allah meridhoinya, Aamiin.
{Ki Jabhat. Minggu, 01 Juni 2014}
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
makasih Aan, nanti kalau punya cucu
BalasHapusSaya akan coba pada anak saya yg kena cerebral plasy
BalasHapusBagaimana bun setelah dicoba?
HapusBagaimana bun setelah dicoba?
HapusAlham dullah memang terbukti,saya sudh melakukannya
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTips yang bagus
BalasHapusBun tali pusat udah tak keringkan tp gk setiap hari saya keringkan ...itu gimana bun ndak ap2 atau di keringkan lg...toli infonya ya...
BalasHapus